Baguna PDI Perjuangan Batuan Kemanusian di Lombok

Baguna PDI Perjuangan Batuan Kemanusian di LombokPDIP,Sumenep- GEMPA bumi berkekuatan 7 Skala Richter (SR) terjadi di Lombok, NTB, Minggu (5/8) sekitar pukul 18:46 WIB. Gempa tersebut sempat berpotensi tsunami meskipun peringatan tersebut telah dicabut.

Berdasarkan data terbaru, jumlah korban gempa Lombok sebanyak 91 orang. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengantakan kebanyakan korban meninggal karena tertimpa bangunan yang roboh. Tim Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) Pusat PDI Perjuangan bergerak cepat dengan mengirimkan bantuan untuk korban gempa bumi berupa obat-obatan, makanan, tenda hingga tim medis lainnya.

Tim Baguna yang dipimpin oleh Dr Louisa A Langi, MSi, MA yang juga merupakan dosen tetap FKUKI Jakarta, serta wakil dekan 3 Bidang Mahasiswa FKUKI langsung bergerak cepat. Sulitnya medan tidak membuat mereka patah semangat untuk memberikan bantuan kemanusiaan

Masyarakat telah mengungsi, mereka yang tinggal di tepi pantai naik ke bukit-bukit. Rumah-rumah yang roboh sekitar 80 persen. Tidak ada yang berani di dalam rumah. Semua mengelompok dalam tenda-tenda.
Belum ada bantuan yang datang. Mayat-mayat masih tertimbun dalam rumah yang roboh.Tenda-tenda darurat didirikan masyarakat. Kami memasuki tenda-tenda dan menolong masyarakat yang sebagian besar luka tertimpa bahan rumah yang roboh.

Baguna PDI Perjuangan yang berada  di Desa Pemenang telah melakukan pelayanan kesehatan sekitar 200 orang karena luka-luka. Sedangkan Dalam proses healing traumatik, Baguna juga memberikan pelayanan konseling dan pemulihan dengan anak-anak agar dampak traumatik bisa dihilangkan. (*/gesuri)